Sabtu, 23 Agustus 2014

Cerpenku

Diposting oleh Unknown di 21.00
Persahabatan Moci, Cici, dan Upai
            Disebuah hutan hiduplah tiga ekor hewan yang bersahabat layaknya manusia. Mereka adalah Moci, Cici, dan Upai. Moci adalah seekor monyet perempuan­, Cici seekor kelinci putih perempuan, dan Upai adalah seekor tupai laki-laki yang lincah.
            Moci, Cici, dan upai sangat akrab. Mereka selalu bersama-sama riang gembira dan bercanda gurau setiap hari.
            Pada suatu ketika, Cici sedang berjalan sendirian di tengah-tengah hutan. Tiba-tiba ada seekor harimau yang menghampiri Cici. Cici sangat takut. Ia beusaha berlari, tetapi tetap saja harimau itu tetap menghampiri cici.
            "Moci, Upai, tolong Cici! " teriak Cici yang berusaha menghindar dari harimau yang menakutkan itu.
            "Tak ada gunanya kamu berteriak. Karena, dalam waktu sekejab kamu akan habis ku lahab! " pekik harimau yang membuat Cici takut. Harimau itu menunjukkan gigi taringnya yang tak sabar lagi ingin merobek-robek daging Cici yang sangat lezat.
            "Harimau, kasihanilah aku! Lihatlah dagingku ini tak lezat dan dagingku juga masih kenyal. Lihatlah lagi, badanku ini sangat kurus. Jika kamu memakanku kamu tak akan merasa kenyang, karena kamu hanya akan memakan tulangku. Tulangku ini sangat keras. Apakah kamu mau, jika kamu memakanku gigi taringmu itu akan lepas? " rengek Cici yang berusaha membujuk harimau agar tak memakannya.
            Harimau mengabaikan ucapan Cici. Harimau itu tak peduli degan apa yang dikatakan Cici. Harimau berusaha menangkap Cici. Cici juga selalu berusaha menghindar jika harimau itu ingin menangkapnya.
            Moci dan Upai mendengar suara Cici. Mereka sangat cemas. Mereka takut jika terjadi sesuatu pada Cici. Karena, mereka tak mau kehilangan sahabat terbaik mereka.
            Setelah mendengar suara Cici, Moci dan Upai langsung berlari mencari arah suara Cici berada. Mereka berlari kesana-kemari untuk mencarari Cici. Tetapi, Moci dan Upai tak juga menemukan Cici.
            "Dimana Cici? " tanya Moci, "kenapa suara Cici tidak ada? "
            Tiba-tiba Cici berteriak lagi....
            "Moci, Upai....tolong Cici! Ada harimau, tolong! tolong! " teriak Cici ketakutan.
            "Itu suara Cici! Ayo cepat kita mencari Cici! " seru Upai sambil berlari, kemudian disusul Moci.
            Ternyata Harimau itu makin mendekati Cici. Dan ingin segera melahab Cici dengan sekali kunyahan dan langsung ditelan. Mengerikan! Harimau itu menagkap Cici. Akhirnya Moci dan Upai segera datang.
            "Hey, Harimau! Lepaskan sahabat kami! " ucap Upai sambil menodongkan pisau kearah Harimau itu.
            Upai bertarung dengan harimau itu. Akhirnya harimau itu mau mengalah juga. Cici-pun terselamatkan dari harimau. Sungguh persahabatan yang indah. Selalu tolong menolong dan bersahabat. Wajib ditiru, ya!
           


0 komentar on "Cerpenku"

Posting Komentar

Sabtu, 23 Agustus 2014

Cerpenku

Persahabatan Moci, Cici, dan Upai
            Disebuah hutan hiduplah tiga ekor hewan yang bersahabat layaknya manusia. Mereka adalah Moci, Cici, dan Upai. Moci adalah seekor monyet perempuan­, Cici seekor kelinci putih perempuan, dan Upai adalah seekor tupai laki-laki yang lincah.
            Moci, Cici, dan upai sangat akrab. Mereka selalu bersama-sama riang gembira dan bercanda gurau setiap hari.
            Pada suatu ketika, Cici sedang berjalan sendirian di tengah-tengah hutan. Tiba-tiba ada seekor harimau yang menghampiri Cici. Cici sangat takut. Ia beusaha berlari, tetapi tetap saja harimau itu tetap menghampiri cici.
            "Moci, Upai, tolong Cici! " teriak Cici yang berusaha menghindar dari harimau yang menakutkan itu.
            "Tak ada gunanya kamu berteriak. Karena, dalam waktu sekejab kamu akan habis ku lahab! " pekik harimau yang membuat Cici takut. Harimau itu menunjukkan gigi taringnya yang tak sabar lagi ingin merobek-robek daging Cici yang sangat lezat.
            "Harimau, kasihanilah aku! Lihatlah dagingku ini tak lezat dan dagingku juga masih kenyal. Lihatlah lagi, badanku ini sangat kurus. Jika kamu memakanku kamu tak akan merasa kenyang, karena kamu hanya akan memakan tulangku. Tulangku ini sangat keras. Apakah kamu mau, jika kamu memakanku gigi taringmu itu akan lepas? " rengek Cici yang berusaha membujuk harimau agar tak memakannya.
            Harimau mengabaikan ucapan Cici. Harimau itu tak peduli degan apa yang dikatakan Cici. Harimau berusaha menangkap Cici. Cici juga selalu berusaha menghindar jika harimau itu ingin menangkapnya.
            Moci dan Upai mendengar suara Cici. Mereka sangat cemas. Mereka takut jika terjadi sesuatu pada Cici. Karena, mereka tak mau kehilangan sahabat terbaik mereka.
            Setelah mendengar suara Cici, Moci dan Upai langsung berlari mencari arah suara Cici berada. Mereka berlari kesana-kemari untuk mencarari Cici. Tetapi, Moci dan Upai tak juga menemukan Cici.
            "Dimana Cici? " tanya Moci, "kenapa suara Cici tidak ada? "
            Tiba-tiba Cici berteriak lagi....
            "Moci, Upai....tolong Cici! Ada harimau, tolong! tolong! " teriak Cici ketakutan.
            "Itu suara Cici! Ayo cepat kita mencari Cici! " seru Upai sambil berlari, kemudian disusul Moci.
            Ternyata Harimau itu makin mendekati Cici. Dan ingin segera melahab Cici dengan sekali kunyahan dan langsung ditelan. Mengerikan! Harimau itu menagkap Cici. Akhirnya Moci dan Upai segera datang.
            "Hey, Harimau! Lepaskan sahabat kami! " ucap Upai sambil menodongkan pisau kearah Harimau itu.
            Upai bertarung dengan harimau itu. Akhirnya harimau itu mau mengalah juga. Cici-pun terselamatkan dari harimau. Sungguh persahabatan yang indah. Selalu tolong menolong dan bersahabat. Wajib ditiru, ya!
           


0 komentar:

Posting Komentar

 

Catatan Seorang Putri Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez